Kamis, 24 Mei 2012

Survei Pemilukada


Pelatihan Koordinator Surveyor
Survei sebenarnya adalah sebuah kegiatan metodologis yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Survei apapun itu, termasuk didalamnya survei untuk kepentingan pemilukada. Namun tak jarak, dalam konteks pemilu kada, makna survei sering direduksi oleh pihak-pihak yang belum memahaminya hanya sebatas untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas seorang calon kandidat kepala daerah.

Yang lebih parah, ada sebagian kalangan yang menganggap bahwa hasil sebuah survei pemilu kada hanyalah sesuai dengan pesanan dan keinginan pihak klien.Hal tersebut tentulah tidak benar, dan jelas salah. Kalaupun ada praktik semacam itu, tentulah hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai sebuah survei yang metodologis dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Survei pemilukada, idealnya adalah sebuah usaha untuk memotret kondisi ril sebuah daerah, masyarakat, ataupun kelompok masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Sekali lagi memotret, hasil potretan tentunya harus menunjukan kondisi masyarakat ataupun daerah apa adanya sesuai dengan kondisi pada saat dilaksanakan survei, tidak boleh ditambah ataupun dikurangi. Wajib apa adanya.

Hal ini lah yang selama ini dilakukan oleh Sigma Indonesia sebagai sebuah lembaga survei dan konsultan politik profesional. Selain mengukur tingkat popularitas dan elektabiltas, sebuah survei politik ataupun pemilukada dapat menghasilkan data-data berikut;

  1. Hasil survey dapat menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kepala Daerah.
  2. Hasil survei dapat menggambarkan karakter, figur, latar belakang pekerjaan, dan suku kandidat Kepala Daerah yang diinginkan masyarakat.
  3. Hasil survei dapat mengukur tingkat popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas dari figur-figur yang akan menjadi kandidat kepala daerah.
  4. Hasil survei dapat menggambarkan peta, basis dan karakter pemilih.
  5. Hasil survei dapat menjaring berbagai isu yang sedang berkembang di masyarakat.
  6. Hasil survei dapat mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan mayoritas masyarakat, hal ini akan menjadi kontribusi penting bagi penyusunan visi misi kandidat kepala daerah.
  7. Hasil survei dapat mengidentifikasikan media informasi yang paling sering diakses oleh masyarakat, hal ini akan berdampak pada efisiensi penggunaan media informasi sebagai sarana sosialisasi yang paling tepat oleh tim pemenangan.
  8. Dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar